Laman

Cari aja disini yaa...!

Minggu, 12 Mei 2013

Slank Ogah Jadi Juru Kampanye

BLITAR - Berbeda dengan sejumlah artis yang tergiur masuk ke ranah politik, grup musik Slankjustru menghindarinya.
Tidak heran tawaran manggung untuk pemilihan bupati, wali kota, gubernur, hingga presiden, ditolak mentah-mentah oleh Slank.
“Banyak parpol yang menawari untuk acara politik, di antaranya parpol besar, namun, langsung kami tolak,” ujar Bimbim, penabuh drum sekaligus komandan Slank, usai nyekar di Makam Proklamator, Soekarno, Jumat (10/5/2013).
Ketertarikan para politikus tidak lepas dari kepopuleran grup musik yang sudah berdiri sejak 1991 itu. Slank memiliki banyak penggemar di berbagai daerah yang tentu saja menjadi sasaran empuk sebagai pendulang suara.
Meski demikian, anak-anak Geng Potlot itu sudah mengikrarkan diri menjadi grup musik yang tidak akan terlibat dalam politik praktis.
Menurut Bimbim, pihaknya tidak akan melayani pentas untuk kampanye parpol. Bahkan tidak sedikitpun terselip keinginan maju sebagai anggota legislatif.
“Kami tetap menjadi parlemen jalanan. Slank untuk Indonesia, bukan untuk partai politik. Karenanya kami selalu memiliki syarat untuk setiap tawaran manggung,” tegas Bimbim.
Slank ke Blitar untuk ziarah ke makam Bung Karno. Mereka tiba sekira pukul 11.00 WIB. Kecuali gitaris, Abdinegara, tampak Kaka, Ridho, Ivan, serta Bunda Ifed.
Setelah dari makam, rombongan meluncur ke Pondok Pesantren Sanangondang di Kecamatan Talun, untuk menunaikan salat Jumat.
Rencananya, malam nanti Slank akan manggung selama 90 menit di Lapangan Batalyon Infanteri 511/Badak Hitam di Kota Blitar. “Ada 22 lagu. Mulai lagu lama dan ada lagu terbaru,” pungkas Bimbim.[okezone]