Laman

Cari aja disini yaa...!

Sabtu, 03 November 2012

Profil Erra Fazira

Erra Fazira Lahir Fazira Wan Chek 9 Februari 1974 (umur 38) Sungai Choh, Rawang, Selangor, MalaysiaPekerjaan Aktris, Penyanyi, modelfashion Tahun aktif 1994 - sekarang Partner (s) Yusry bin Abdul Halim (terpisah / bercerai) Engku Emran Engku Zainal Abidin (2007 - sekarang) Erra Fazira (lahir Fazira Wan Chek, 9 Februari 1974) adalah seorang aktris Malaysia, penyanyi, model fashion, Host TV, produser film, serta mantan ratu kecantikan. Dianaik menjadi terkenal pada awal / pertengahan 1990-an setelah perannya dalam Sembilu, Sembilu2, Maria Mariana dan pasrah. Dia menerima pujian kritis dan Film Malaysia penghargaan Festival untuk perannya dalam film Nora Hingga Hujung Nyawa. Dia menerima tiga nominasi Festival Film Malaysia penghargaan untuk penampilannya di Soalnya Siapa?, Persona Non Grata, dan Anak.

Awal kehidupan Fazira lahir di Sungai Choh, sebuah kota kecil di Selangor, Malaysia, anak pertama dan satu-satunya putri Wan Azizah Chek dan Zaik. Orangtuanya adalah keturunan Tionghoa. [1] Fazira adalah mahasiswa aktif selama hari-hari sekolahnya dan mengembangkangairah untuk bertindak, yang dia menunjukkan minat dalam pada usia yang sangat dini. Dia juga bergabung dengan klub banyak sekolah dan masyarakat seperti Pramuka, St John Ambulance Malaysia, Bahasa Inggris Masyarakat Klub andCulture. Dia juga seorang mahasiswa olahraga aktif saat itu dan telah mewakili dirinya dan sekolahnya di Netball. Dia mengatakan bahwa pengetahuan dan sosialisasi yang ia dapatkan untuk bergabung dengan klub tersebut memainkan peran penting dalam membuat siapa dia sebagai Erra Fazira hari. [2] Karena keadaan tak terduga, Fazira pergi untuk menghadiri sekolah yang berbeda. Dia juga menghadiri sekolah thesame sekunder dengan teman baiknya, Umie Aida, di SMK Putri Melawati, Kuala Lumpur. [Sunting] Karir [Sunting] Awal kesuksesan: 1992, Miss Malaysia kontes kecantikan Pada usia delapan belas tahun, Fazira pergi untuk mengambil bagian dalam kontes kecantikan 1.992 Malaysia setelah dibujuk oleh bibinya. Dia bertanding melawan tiga belas gadis berharap lain dan akhirnya memenangkan gelar Miss Malaysia / Dunia 1992. Bahkan sebelum kontes awal diadakan kompetisi akhir, Fazira sudah menjadi nama rumah tangga karena blitz publisitas besar yangdiberikan kepadanya oleh themembers dari pers, yang mengakui statusnya Fazira sebagai satu-satunya gadis Melayu untuk bersaing di kontes. [3] Sebagai Miss Malaysia, Fazira melanjutkan untuk bersaing di Miss 1.992 kontes Dunia, mewakiliMalaysia yang diselenggarakan di Botswana selama tahun kalender yang sama. Meskipun dia tidak memenangkan kontes terbesar tahun itu, itu adalah awal dari segalanya untuk Fazira.

Terobosan: 1994-2000Berkat ketenaran dicapai setelah penobatan dirinya sebagai Miss Indonesia / Dunia 1992, Erra didekati oleh sutradara, Yusuf Haslam, untuk membintangi sebagai peran utama dalam Sembilu. Film ini dibuka di bioskop pada tanggal 18 Agustus 1994, dan merupakan salah satu dari film box-office hit lokal terlaris lebih RM4.39 juta selama periode yang menunjukkan. Film ini juga menandai pertama kalinya Erra bekerja sama dengankemudian mantan pasangannya kencan nya, Awie. Keberhasilan film mendorong pujian untuk kinerja Erra dan menempatkan dia di liga yang sama seperti aktris mapan seperti Sofia Jane dan Tiara Jacquelina. Lainnya dan lebih besar film peran diikuti, termasuk sekuel dari Sembilu, Sembilu 2 tahun berikutnya. Erra reprised perannya sebagai Wati dan meskipun dengan hanya characterover yang sama tahun rentang dua dalam karir film yang sangat muda, ia terpikat hati ofmany Malaysia. Dari tahun 1996 sampai dengan tahun 2000, Erra pergi ke membintangi film 4 Yusuf Haslam 's diarahkan termasuk menggambarkan Maria Zakaria di kedua Maria Mariana dan sekuelnya Maria Mariana 2 film yang didirikan nya di antara aktris Malaysia tertinggi-dibayar dan selebriti. Dalam film tahun 2000-an Soal Hati, Erra membintangi bersama Afdlin Shauki, di mana ia memainkan karakter Nurul Ain yang jatuh cinta dengan karakter Afdlin Shauki 's, Daniel. Daniel berpendidikan tinggi dengan latar belakang makmur dan kaya yang jatuh cinta pada pandanganpertama dengan Nurul Ain. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Ahmad, bukan Daniel, dan menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang berbeda dari Daniel, karena ia takut bahwa latar belakangnya akan menghentikan Nurul Ain dari berteman dengan dia. Tapi Nurul Ain akhirnya tahu tentang identitas asli Ahmad dan merasa dia sedang tertipu selama ini. Film ini sangat diterima dengan baik oleh penonton dan menang, di antara mereka penghargaan, Festival Film Award Malaysia untuk Aktris Terbaik untuk Erra sendiri.

2001 - sekaranga
Mulai tahun 2001, Erra mulai bekerja direksi yang berbeda withmany untuk film nya termasuk Ahmad Idham Mr Cinderella (2002), A. Razak Mohaideen s Cinta Kolestrol (2003) dan lain-lain. Pada tahun 2004, Erra melanjutkan untuk membintangi berlawanan suaminya kemudian mantan, Yusry bin Abdul Halim, di Hujung 2.004 Hingga Nyawa, salah satu dari empat film ia membintangi disutradarai oleh Mohaideen. Melalui film ini, Erra sekali lagi dianugerahi Penghargaan FestivalFilm Malaysia untuk Aktris Terbaikseperti untuk penggambaran Nora Halim dalam film. 2002 juga menandai pertama kalinya Erra membuat penampilan televisi di actingfor sebuah film televisi danhosting acara program sendiri, Tempo fesyen.